Minggu, 15 Desember 2019

Peranan Mahasiswa IAIN dalam membangun Indonesia


Pengertian "Mahasiswa" adalah golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan tinggi yang mempunyai identitas diri. Identitas diri mahasiswa terbangun oleh citra diri sebagai insan religius, insan dimnamis, insan sosial, dan insan mandiri. Dari identitas mahasiswa tersebut terpantul tanggung jawab keagamaan, intelektual, sosial kemasyarakatan, dan tanggung jawab individual baik sebagai hamba Tuhan maupun sebagai warga bangsa dan negara.



Siapa Mahasiswa ?
Kata Mahasiswa dibentuk dari dua kata dasar yaitu "maha" dan "siswa". Maha berarti besar atau agung, sedangkan siswa berarti orang yang sedang belajar. Kombinasi dua kata ini menunjuk pada suatu kelebihan tertentu bagi penyandangnya. Di dalam PP No. 30 Tentang Pendidikan Tinggi disebutkan bahwa mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada perguruan tinggi tertentu, yaitu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan / atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian. Dengan demikian, mahasiswa adalah anggota dari suatu masyarakat tertentu yang merupakan "elit" intelektual dengan tanggung-jawab terhadap ilmu dan masyarakat yang melekat pada dirinya, sesuai dengan "tridarma" lembaga tempat ia bernaung.

Mahasiswa adalah anggota masyarakat yang berada pada tataran elit karena kelebihan yang dimilikinya, yang dengan demikian mempunyai kekhasan fungsi, peran dan tanggung-jawab.
Dari identitas dirinya tersebut, mahasiswa sekaligus mempunyai tanggung jawab intelektual, tanggung jawab sosial, dan tanggungjawab moral.

PERANAN MAHASISWA
Peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa yaitu:



1. Social Control, mahasiswa dapat menjadi kontrol bagi berjalannya pemerintahan. Baik dalam pembuatan kebijakan maupun peraturan yang dilakukan oleh pemerintah. Mahasiswa juga bisa sebagai penyalur aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Aspirasi ini bisa dilakukan oleh mahasiswa dengan salah satunya dengan cara demonstrasi, tetapi demonstrasi yang dilakukan harus sesuai dengan peraturan dan tidak anarkis, serta tidak merusak infrastuktrur maupun sarana dan prasarana yang ada.
2. Changes, sebagai kaum intelektual peranan mahasiswa sangat dibutuhkan dan penting dalam perubahan bangsa. Mahasiswa dapat merealisasikan teori yang di pelajarinya di kampus, terhadap masalah yang terjadi di masyarakat. Mahasiswa juga harus berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat dan memberikan solusi. Selain itu mahasiswa sebagai kaum intelektual adalah generasi penerus bangsa untuk meneruskan dan menggantikan generasi sebelumnya untuk melakukan perubahan bangsa ke arah yang lebih baik dan maju.
3. Iron Stock, yaitu mahasiswa sebagai penerus dan asset cadangan bangsa untuk melakukan perubahan. Selain itu mahasiswa harapan bangsa untuk meneruskan perjuangan dimasa depan. Pemikiran kritis, demokratis dan konstruktif selalu lahir dari pola pikir para mahasiswa. Suara-suara mahasiswa kerap kali merepresentasikan dan mengangkat realita sosial yang terjadi di masyarakat. Sikap idealisme mendorong mahasiswa untuk memperjuangkan sebuah aspirasi pada penguasa, dengan cara mereka sendiri Dalam hal ini, secara umum mahasiswa menyandang tiga fungsi strategis, yaitu:
a.      Sebagai penyampai kebenaran (agent of social control)
b.      Sebagai agen perubahan (agent of change)
c.      Sebagai generasi penerus masa depan (iron stock).




Mahasiswa dituntut untuk berperan lebih, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum akademis, tetapi diluar itu wajib memikirkan dan mengembangkan tujuan bangsa. Dalam hal ini keterpaduan nilai-nilai moralitas dan intelektualitas sangat diperlukan demi berjalannya peran mahasiswa dalam dunia kampusnya untuk dapat menciptakan sebuah kondisi kehidupan kampus yang harmonis serta juga kehidupan diluar kampus.


4. Agent of change, 


        Mahasiswa berperan di dalam melakukan perubahan terhadap kondisi bangsa. Saat ini bangsa kita sedang mengalami kondisi terpuruk, Dari segi ekonomi kita melihat masih banyak rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kesenjangan antara si Kaya dan si Miskin sangat jelas sekali terlihat. Yang kaya sibuk memperkaya diri sendiri sementara yang miskin harus berjuang keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka, Dari segi politik, kita melihat banyak pejabat yang melakukan korupsi. Mereka sibuk untuk memperkaya diri sendiri dan melupakan amanahnya untuk mensejahterakan rakyat, Bagaimana ingin menyejahterakan rakyat sementara uang rakyat saja mereka curi, Sungguh ironi memang Indonesia merupakan negara yang kaya dengan sumber daya alam yang dimilikinya tetapi untuk mensejahterakan kehidupan rakyat saja. negara ini belum mampu untuk melakukannya. Untuk itu mahasiswa sebagai agent of change diharapkan dapat membuat perubahan terhadap bangsa ini.




Rabu, 11 Desember 2019

Pesan Dan Kesan Pembelajaran E-Learning



Pembelajaran E-learning

Mengingat media elektronik merupakan hasil atau bentuk teknologi informasi, maka dapat ditarik  bahwa e-learning merupakan bagian atau salah satu contoh penggunaan atau penerapan teknologi informasi dan komunikasi. e-learning juga adalah proses penyampaian materi pembelajaran via media elektronik agar peserta didik dapat mengakses informasi dari manapun dan kapanpun. 

Internet saat ini sudah sangat mudah dijangkau oleh masyarakat Indonesia dalam berbagai kalangan termasuk para pelajar untuk mengakses dan mendapatkan informasi dalam bentuk elektronik. Apalagi teknologi yang digunakan pun semakin fleksibel seperti kemunculan smartphone yang dalam beberapa tahun terakhir ini ikut berperan dalam mengubah gaya hidup masyarakat dalam mendapatkan informasi Untuk sebuah contoh sederhana yang bisa saya berikan adalah ketika seorang siswa yang ingin mencari bahan tugasnya di sebuah interne, maka cukup dengan menggunakan smartphone ditangannya dan akses internet maka ia sudah bisa mencari bahan tugas di internet.

Akses Internet Menggunakan Smartphone,Hal inilah yang seharusnya dilihat oleh tenaga pendidik khususnya guru dalam hal ini untuk ikut memamfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi guna menunjang sistem pendidikan yang ada saat ini. Sistem pendidikan yang memamfaatkan media berupa teknologi informasi dan komunikasi seperti ini disebut sebagai e-Learning (Elektronic Learning). .Blog merupakan salah satu media e-Learning,Penerapan e-Learning dalam sistem pendidikan juga diharapkan dapat meningkatkan minat guru dan murid dalam bidang tulis menulis. Hal ini disebabkan tidak lain adalah dalam hal penyampaian beragam materi tentang pelajaran, guru diharuskan menyalin beragam materi dalam bentuk elektronik (e-Book) ataupun materi presentasi (Power Poin). Selain itu, guru juga bisa memamfaatkan media Blog seperti blogspot, wordpress dan lainnya untuk penyampaian materi pelajaran. 

Pesan : Insya Allah pembelajaran E-learning lebih aktif digunakan lagi demi memudahkan peserta didik atau para mahasiswa mengakses berbagai informasi baik itu tugas dan lain lain. dan agar ,bisa menggunakan Media sosial atau media elektronik dengan jalan yang bener. saat ini mungkin karena keterbatasan media,alat, jaringan dan lain sebagainya ,yah  mungkin pembelajaran E-learning belum terlalu aktif digunakan.Berharap kedepannya Pembelajaran ini aktif dipergunakan.

Kesan : Dengan Tugas-tugas yang diberikan oleh pak dosen, sangat membantu kami dalam menambah wawasan kami tentang bagaimana itu pembelajaran E-learning,walaupun dengan keterbatasan media teknologi. Terima Kasih ^^

Rabu, 27 November 2019

Visi dan Misi Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Gorontalo

Visi Misi Jurusan Pendidikan Agama Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo.




A. Visi
Visi prodi Pendidikan Agama Islam adalah:
"Menjadi pusat pengembangan pendidikan islam yang inovatif, berkualitas, berkarakter di tahun 2020"

B. Misi
1.      Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesional yang inovatif dan berkualitas
2.      Mewujudkan tenaga guru agama islam yang profesional dan berkarakter
3.      Melaksanakan penelitian yang inovatif dalam bidang pendidikan dan keislaman

C. Tujuan
1.      Memahami dasar keilmuan yang mendukung penguasaan ilmu pendidikan islam
2.      Memahami ilmu pendidikan islam, sehingga terampil dalam proses pembelajaran
3.      Mampu merancang, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan Pendidikan Agama Islam
4.      Mengembangkan sikap kewirausahaan, mampu bekerja sama dalam bingkai etika profesi Islami, dan menumbuhkembangkan sikap belajar sepanjang hayat.

Peranan Mahasiswa IAIN dalam membangun Indonesia

Pengertian "Mahasiswa" adalah golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan tinggi yang mempunyai identitas diri. Id...